Prasetio berikan buku kebijakan Ahok untuk kandidat Wagub DKI

Calon bakal wagub DKI mendapat hadiah buku ‘kebijakan Ahok’ saat bertandang ke kediaman Ketua DPRD DKI Jakarta.

Kekosongan Wagub DKI sempat kosong karena ditinggal oleh Sandiaga Uno, beberapa nama besar dari beberapa partai pun sudah dipersiapkan untuk mengisi kekosongan tersebut.

Ketua Dewan Syariah Wilayah PKS, Abdurrahman Suhaimi mendapatkan hadiah kecil ketika bertamu ke kediaaman DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi.

Buku Kebijakan Ahok ini ini berisi beberapa kebijakan yang diambil oleh Ahok selaku mantan wakil gubernur DKI Jakarta.

Suhaimi yang datang bersama Agung Yulianto dan Ketua DPW PKS DKI Jakarta, Syakir Purnomo merekomendasikan buku tersebut untuk Agung.

Prasetio ingin para kandidat wagub DKI bisa mempelajari kebijakan – kebijakan sebelumnya yang tidak banyak diketahui oleh publik dan bisa melihat lebih jelas alasan, manfaat dan mudharat dari kebijakan yang telah diambil.

Jadi melalui buku ini kita bisa dapat gambaran lebih jelas selain dari informasi dari media mainstream saja.

“Katanya ‘nih baca buku ini nih, bagus’. Supaya bisa mempelajari itu dari penguasa-penguasa sebelumnya,” kata Suhaimi.

Kosongnya kursi Wagub DKI dan buku kebijakan Ahok untuk kandidat Wagub DKI

Didalam buku tadi Prasetiyo melanjutkan ada visi dan misi yang ingin dicapai oleh penguasa sebelumnya jadi ini adalah buku bagus.

Kursi Wagub DKI kosong setelah ditinggalkan oleh Sandiaga Uno yang memutuskan untuk kembali berkontestasi dalam pesta rakyat demokrasi terbesar yang diadakan 5 tahun sekali yaitu pemilihan Preside dan Wakil Presiden RI.

Sejauh ini 2 partai pendukung Sandi sebelumnya yang mencalonkan Sandi sebagai wagub DKI harus kembali mencari calon baru dari kader terbaik mereka untuk menggantikan kursi kosong yang sudah ditinggalkan oleh Uno.

2 Partai besar yang sudah mengusung Sandiaga pada pemilihan Gubernur DKI Jakarta sebelumnya tidak lain adalah PKS dan Gerindra.

Nantinya DPRD DKI akan memilih satu dari 2 nama kandidat yang sudah diusung lagi. PKS sudah memberikan 2 nama yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.

Sementara itu dari partai Gerindra diperkirakan akan memajukan Ketua DPD mereka Mohamad Taufik.

Meski belum resmi tapi pencalon Taufik untuk menukar posisi Sandiaga sudah berhembus kencang didalam internal partai Gerindra yang dipimpim oleh Prabowo Subianto.