Togelpemilu – Tak terasa pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Indonesia semakin dekat. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo minta jangan ada yang golput.

Ajakan ini karena masyarakat tidak serta merta selalu menyalahkan pemerintah atas apa yang terjadi dinegri tercinta ini.

Rakyat dan masyarakat adalah pemilih dan penentu nasib bangsa kedepannya. Karena ini Tjahjo mengajak agar masyarakat tidak golput dan turut menentukan nasib bangsa.

Tjahjo menginformasikan bahwa dia berikut jajaran dan lembaga yang dipimpin nya terus mengajak dan menyosialisasikan pentingnya memilih dalam hari pemilihan nanti.

Selain itu Tjahjo juga meminta bantuan kepada Aparatur Sipil Negara untuk membantu proses sosialisasi yang dimulainya.

“ASN harus netral, tapi sebagai anggota masyarakat dan keluarga, sosialisasikan kepada lingkungan masing-masing untuk datang gunakan hak pilih dan beri contoh simulasi yang baik,” kata Tjahjo saat simulasi pencoblosan pemilu di Gedung Kemendagri, Jakarta, Jumat 22 Maret 2019.

Tjahjo juga mengingatkan kalau aparatur sipil negara (ASN) harus tetap netral dan tidak berpihak kepada paslon manapun terlebih mengintimidasi masyarakat untuk memilih calon tertentu.

“Kami juga kirim edaran ke semua kementerian lembaga untuk menyampaikan ikrar agar ASN harus netral, profesional,” katanya.

Aparatur Negara harus siap mengawal proses demokrasi dan bersiaga juga tegas terhadap segala bentuk kecurangan seperti hoaks, ujaran kebencian hingga politik uang.

“Mari gunakan hak pilih kita. Jangan golput sehingga tingkat partisipasi masyarakat akan maksimal dalam rangka mewujudkan sistem pemerintahan presidensial yang semakin efektif untuk bangsa dan negara. Ini yang harus dimulai,” tuturnya.

Baca Juga: Belum punya e-KTP awas hak pilih bisa hangus

Jokowi: jangan ada golput di Bali

Pesan Jokowi di Bali

Calon Presiden nomor urut 01 baru saja menyelesaikan kunjugnannya ke Bali dan disana Joko Widodo juga mmeberikan imbaukan kepada masyarakat di Bali agar tidak golput.

Kepala negara saat ini Joko Widodo telah memberikan instruksi dan mengajak seluruh masyarakat bali untuk memenuhi tempat pemungutan suara nanti.

“Saya ingin bapak, ibu sekalian kita semuanya mengajak berbondong-bondong saudara kita, tetangga kita, handai taulan kita, teman sekampung kita untuk datang ke TPS menggunakan hak pilihnya,” ujar Presiden Jokowi, di Pasar Badung Kota Denpasar, Jumat 22 Maret 2019.

Harapan Jokowi ialah partisipasi masyarakat bisa lebih tinggi dan aktif menggunakan hak konstitusinya bila tidak ingin menyesal 5 tahun kedepan karena salah pilih atau tidak memilih.

“Jangan sampai, jangan biarkan satu orang pun di Provinsi Bali ini ada yang golput. Karena ini menentukan arah negara ke depan,” imbau mantan gubernur DKI Jakarta itu.

Jokowi juga mengingatkan kalau masyarakat tidak perlu takut menggunakan hak pilihnya karena hak tersebut dijaga oleh TNI dan Polri.

“Pokoknya jangan takut kalau ditakut-takuti. Tidak perlu takut karena kita dijaga oleh TNI dan Polri. Saya sudah perintahkan ke Panglima TNI dan Kapolri untuk ā€ˇmenjaga proses demokrasi negara kita untuk dijadikan contoh oleh negara lain,” jelas Jokowi.

Pada 17 April 2019 nanti adalah pertama kalinya Indonesia menggelar pemilu legislatif dan pemilu presiden secara serentak.