tak kampanyekan Jokowi saya doakan tidak jadi

Pemilihan calon legislatif wajib turut mengkampanyekan pasangan capres-cawapres dari partai pengusung. tak kampanyekan Jokowi saya doakan tidak jadi

Begitulah kira – kira yang disampaikan oleh Ketua Tim Kampanye Daerah Jatim, Machfud Arifin.

Selain berkampanye untuk diri sendiri para caleg harus wajib turut mengkampanyekan pasangan capres-cawapres dari partai pengusungnya di Jawa Timur.

Arifin menjelaskan bahwa hal tersebut tidak dibesar – besarkan karena sudah menjadi kewajiban bagi caleg untuk turut mempromosikan partai pengusungnya.

Jadi itu sudah otomatis dan kita terus berupaya menghimpun kekuatan di Jawa Timur.

Bagi yang tidak melakukannya itu sangat tidak baik dan langsung saya doakan tidak jadi caleg pada pemilihan nanti.

“Itu sudah otomatis. Caleg yang tidak kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin saya doakan tidak jadi,” katanya usai pembekalan caleg PDI-P Jawa Timur di Surabaya, Selasa (2/10/2018) malam.

Arifin yang berbasis di Jawa Timur ingin agar pasangan Jokowi-Maruf Amin mendapatkan kemenangan telak di Jatim.

Dirinya terus berusaha mengumpulkan para tokoh disana untuk bersatu mendukung pasangan pilpres nomor urut 1.

Sejauh ini Arifin tengah menyelesaikan road show yang akan digelar oleh timnya sebagai bentuk acara penghormatan dan meminta doa juga dukungan kepada para kiai senior di Jawa Timur.

Mantan Purnwiran polisi bintang dua ini tampaknya telah menetapkan jelas siapa yang akan didukungnya pada pilpres nanti.

Lihat ini Juga : Gerak cepat, Tim Pemenangan Jokowi gelar galang dana bencana gempa tsunami Palu

Nomor 2 saja bisa menang apalagi 1 ?

Dikatakan oleh Tim Kampanye Daerah (TKD) Capres-Cawapres Jokowi-Ma’aruf Amin bahwa mereka harus wajib optimis bisa memenangkan pasangan nomor urut 1 di Jatim.

Dirinya langsung mengatakan kalau dulu bapak Jokowi nomor urut 2 saja bisa menang, apalagi sekarang ia mendapat nomor urut 1 pada pilpres 2019.

Machfud sudah memberikan instruksi dalam rapat koordinasi dimana ia meminta agar semua anggota tim sepakat untuk saling mengingatkan dan selalu taat aturan.

“Dulu nomor 02 saja Pak Jokowi bisa menang, apalagi sekarang nomor 01,” kata ketua TKD Jokowi-Ma’ruf Amin wilayah Jawa Timur, Machfud Arifin di sela acara deklarasi sekaligus rapat koordinasi di Surabaya untuk menjawab kampanye hitam dengan kerja nyata, Selasa (25/9).

“Pak Jokowi orang yang taat hukum, wong pemberian dari tamu seperti gitar atau souvenir selalu beliau kembalikan ke lembaga hukum.”

“Maka dari itu pendukungnya juga harus meneladani beliau,” ujar Machfud.

Machfud menargetkan 70persen kemenangan suara di Jawa Timur¬†“Hari ini seluruh komponen TKD Jatim berkonsolidasi. Kami membahas detail isu per isu untuk mencapai target 70 persen kemenangan di Jatim,” kata dia.

Sebagai informasi pada pilpres 2019 nanti pasangan Jokowi-Ma’aruf diusung oleh koalisi 9 partai yaitu PDI-P, PKB, Golkar, Perindo, NasDem, Hanura, PKPI, PSI dan PPP.

Pasangan Jokowi-Ma’aruf akan berhadapan langsung dengan Prabowo-Sandiaga yang diusung oleh 4 partai besar Indonesia, Gerindra, Demokrat, PAN dan PKS.