Pengundian nomor urut capres-cawapres dalam pertarungan merebut kursi Presiden RI sudah selesai dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum melalui sidang pleno pengundian nomor urut capres-cawapres untuk Pilpres 2019 mendatang.

Tidak seperti dulu yang memiliki banyak kandidat bersaing, politik Indonesia yang semakin remaja sudah menggabungkan kekuatan hingga menjadi 2kubu saja.

Peta – peta politik sudah tergambar dan kandidat sudah maju dan mengambil nomor masing – masing. Tinggal eksekusi kampanye dan kompak memilih tanpa ada yang golput.

Hasil pengundian tersebut pasangan Jokowi-Maáruf mendapat nomor 1 dan Prabowo-Sandi mendapat nomor urut 2.

Ketika ditanya mengenai nomor urut 2 ini adalah nomor yang tidak kalah baik dari nomor satu karena nomor ini sering dikaitkan dengan ekor jas.

Maksudnya nomor ini mewakilkan hubungan yang baik antara kedua pasangan capres-cawapres juga dengan partai yang mengusungnya. Elektabilitas saling terhubung dan membangun satu sama lain.

Gerindra bersyukur dapat nomor urut 2

Gerindra bersyukur dapat nomor urut 2

Diutarakan oleh salah satu anggota partai Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade sempat bersyukur karena ketua umum mereka yang sekaligus adalah kandidat presiden 2019 nanti, Prabowo mendapatkan nomor urut 2 dalam pertarungan nanti.

Lebih lanjut dikatakan bahwa nomor urut 2 ini sangat sinkron dengan kondisi dan partai mereka.

Efek ekor jas makin dirasakan oleh pasangan Prabowo-Sandi. Menurutnya nomor ini akan memberikan hasil baik untuk Gerindra nantinya.

“Sehingga efek ekor jas makin dirasakan Gerindra. Prabowo-Sandi dua, Gerindra dua,” kata Andre dalam diskusi di Gado-gado Boplo, Jakarta, Sabtu, 22 September 2018.

“Karena Pak Jokowi gagal melaksanakan janji-janji yang diucapkan,” kata Andre.

Andre mengatakan nomor 1 yang didapatkan oleh Jokowi adalah sebuah pertanda bahwa ia hanya akan memimpin satu periode saja tidak lebih karena sudah gagal merealisasikan janji-janji kepada rakyatnya sendiri.

PDIP: nomor 1 sesuai keinginan ibu Megawati

PDIP: nomor 1 sesuai keinginan ibu Megawati

Sementara itu dibahas terpisah oleh Sekretaris Jendral Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto juga senada.

Hasto mengatakan bersyukur atas nomor urut yang didapatkan oleh pasangan Jokowi-Maáruf.

Hasto membeberkan bahwa tepat 3hari lalu Ibu Megawati Soekarno Putri mengungkapkan harapanya agar kandidat mereka bisa mendapatkan nomor urut 1.

Lebih lanjut Hasto menjelaskan bahwa nomor 1 tersebut adalah sebuah pertanda dan kode keras bahwa Jokowi akan kembali mendapatkan jabatannya untuk yang kedua kali atau periode kedua nanti.

“Tiga hari yang lalu, Ibu Megawati Soekarnoputri menyampaikan harapannya untuk mendapatkan nomor 1,” ujar Hasto dalam rilis yang diterima VIVA, Sabtu, 22 September 2018.

“Maknanya sangat jelas, Pak Jokowi 1 periode lagi dan terdepan di dalam memperjuangkan kemajuan Indonesia Raya,” kata Hasto.