Togelpemilu – Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo dari pernyataan terbaru mengatakan bahwa eletabilitas Prabowo saat ini sudah diatas Jokowi. Pernyataan ini diklaim berdasarkan hasil survei internal yang dilakukan oleh timnya.

Hasil menggembirakan ini dikatakan tidak asal klaim karena mereka punya data-datanya. Jadi kabar ini tidak sembarang klaim, meski data dan hasil survei tersebut adalah hasil dari internal mereka.

“Sudah ada beberapa survei kami yang mendekati 01, ada justru yang melebihi, melampaui. Kami pakai beberapa survei,” kata Hashim di kantor Komisi Pemilihan Umum, Jakarta, Senin, 11 Maret 2019.

Hashim melanjutkan bahwa hasil baik ini harus dipertahankan dan terus dijaga mengingat hanya tersisa satu bulan saja sebelum hari pencoblosan.

Hashim pun akan terus berusaha dan lebih intensif lagi turun melakukan kampanye dan menyapa masyarakat serta iklan dimedia massa.

“Kami akan intensif ke rakyat, sampai ke akar rumput, saya kira begitu. Terus nanti terus terang saja kami nanti lewat media massa,” kata Direktur Media dan Komunikasi Badan Pemenangan Nasional Prabowo – Sandiaga ini.

Sebelumnya klaim serupa ini sudah pernah disampaikan oleh Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sanidaga, Andre yang juga memberikan klaim bahwa paslon jagoannya sudah melampaui kubu petahana.

Andre mengklaim bahwa dari survei yang sudah dilakukannya diseluruh Indonesia dengan 2000 responden menunjukkan bahwa Prabowo sudah ungguli Jokowi. Meski dirinya tidak memberikan rincian survei dan margin of errornya.

Hasil survei lembaga survei umum

Meski begitu hasil dari lembaga survei lain dan mainstream bertolak belakang dengan klaim Andre dan Hashyim.

Terbaru hasil surveri Saiful Mujani Research and Consulting yang baru dirilis Minggu 10 Maret 2019 semalam mencatat elektabilitas Jokowi-Ma’ruf 54.9 persen dan Prabowo-Sandiaga 32,1 persen. Survei ini digelar pada 24 – 31 Januari dengan 1620 respondengan dan margin of error 2.65 persen.

Survei Polmark yang dirilis Selasa pekan lalu, 5 Maret menunjukkan Jokowi – Ma’ruf juga unggul dengan 40,4 persen. Adapun Prabowo – Sandiaga mendapat 25,8 persen suara. Survei ini digelar di 73 dapil dari total 80 dapil yang ada di Indonesia untuk tingkat pemilihan DPR RI.

Survei dilaksanakan dari bulan Oktober 2018 hingga Februari 2019 dengan jumlah responden 440 dengan margin of error 4,8 persen di 72 dapil dan 880 responden dengan margin of error 3,4 persen di 1 dapil.

Begitu pula dengan survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA 18-25 Februari 2019 yang melibatkan 1200 responden. Survei tersebut mencatat elektabilitas pasangan Jokowi – Ma’ruf memperoleh suara sebesar 58,7 persen, sedangkan Prabowo-Sandiaga 30,9 persen.

Sandiaga lebih percaya survei internal

Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Sallahudin Uno mengaku kalau dirinya lebih percaya dengan survei internal tim pemenangan daripada hasil riset lembaga lain.

Alasannya adalah lembaga mainstream sengaja menempatkan elektabilitas paslon Prabowo-Sandiaga jauh dibawah Jokowi-Ma’ruf hanyalah sebagai informasi tambahan bukan acuan utama.

Maksudnya adalah hasil riset lembaga umum tidak up to date seperti hasil yang didapat oleh tim pemenangannya. Hal ini dikarena tim pemenangan terus bergerak dan bekerja setiap harinya.

“Survei internal kita ini mengukur seberapa efektif langkah kunjungan kampanye kita dan topik-topik yang kita bahas diterima oleh masyarakat. Survei internal kita menunjukkan tren yang sangat sehat, cukup positif,” kata Sandiaga di Jakarta, Senin, 11 Maret 2019.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tidak mau ambil pusing dengan hasil riset lembaga lain dan terus fokus memaksimalkan sisa hari sebelum hari pemungutan suara.

Sandiaga berkata bahwa masyarakat Indonesia sudah pintar dan tentunya sudah ada pilihan saat ini dan harapan Sandiaga adalah masyarakat bisa menjatuhkan pilihan kepada Prabowo-Sandiaga.

Hal ini diutamakan kepada para pemilih yang masih abu-abu dan belum menentukan pilihan politik April mendatang.

Cek Juga: Pesan Rizieq: menangkan Prabowo-Sandi